PROGRAM SD KRISTEN KALAM KUDUS SORONG

KEROHANIAN


IBADAH SISWA

Ibadah siswa merupakan bagian yang sangat penting di sekolah. Waktu ibadah adalah waktu untuk memuji, menyembah Tuhan dan belajar Firman Tuhan dan semua siswa harus mengikuti Ibadah setiap hari Kamis & Jumat serta Ibadah Khusus (Paskah, Natal, Imlek, HUT sekolah, dll). Selain ibadah siswa di sekolah, siswa juga diharapkan untuk mengikuti ibadah sekolah minggu di gereja masing-masing serta harus mengumpulkan buku Sekolah Minggu untuk ditandatangani oleh Guru Sekolah Minggunya. Pengumpulan buku sekolah minggu ini akan dihitung poinnya.

DEAR (Drop Everything And Read)

Mendorong siswa untuk membaca Alkitab secara rutin dan belajar Alkitab secara pribadi.

SAAT TEDUH PAGI

Sebagai sarana untuk siswa memulai dengan Tuhan, lebih dalam mengetahui tentang kehendak Tuhan bagi siswa dalam mengerjakan tanggung jawab sepanjang hari pembelajaran.

FCL

Bidang Kerohanian Sekolah Kristen Kalam Kudus Sorong melaksanakan program FCL (Fruitfull Christianity Living) yaitu pengumpulan poin yang didapatkan siswa dari keaktifan mengikuti ibadah sekolah Minggu, renungan pagi, ibadah akhir Minggu, DEAR, dan saat teduh pribadi. Pengumpulan poin yang mencapai jumlah minimal akan mendapatkan pin FCL sebagai reward dengan tujuan mendorong siswa untuk semakin terlibat, taat dan disiplin dalam kegiatan rohani sebagai salah satu upaya membentuk karakter siswa kepada karakter Kristus.

Discipleship Camp


Setiap tahun sekolah mengadakan Discipleship Camp yang wajib diikuti oleh semua siswa KELAS VI. Tujuan camp ini adalah memperlengkapi siswa kelas VI dengan kegiatan rohani, materi Firman Tuhan yang sesuai dengan kebutuhan untuk mendorong terus setia dan dewasa rohani. Kita meyakini jika setiap orang percaya hidup di dalam kebenaran Firman Tuhan maka akan menghasilkan prinsip dan cara berpikir dan berperilaku yang benar, serta karakter yang baik. Camp pengutusan dilaksanakan pada bulan Mei selama 2 hari.

Field Trip / Karya Wisata


Siswa kelas I - VI akan melakukan 2 (dua) kali Karya Wisata selama satu tahun pelajaran. Karya Wisata akan menjadi kesempatan yang sangat baik bagi para siswa untuk bereksplorasi dan mempelajari pengalaman-pengalaman baru dengan cara yang menyenangkan dan penuh petualangan. Rencana Karya Wisata akan diinformasikan kepada orang tua. Program Karya Wisata ini bersifat wajib dan memiliki penilaian terhadap suatu mata pelajaran. Tidak ada alasan untuk tidak mengikuti karya wisata, kecuali alasan sakit yang didukung dengan surat dokter.

Kegiatan Ekstrakurikuler


Sekolah Kristen Kalam Kudus Sorong mempuyai kegiatan Ekstrakurikuler wajib yaitu Kepramukaan dan menawarkan beberapa kegiatan ekstrakurikuler pilihan yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Ekstrakurikuler pilihan untuk tingkat SD adalah : Math and Science Club, Karate, English Club, Tari, Angklung, Cooking Class, Bulu Tangkis, Mewarnai dan Menggambar, Multimedia Kreatif, Crafting Class, Drumband, Musik.

Digital Learning


Digital Learning merupakan konsep pembelajaran yang memanfaatkan Projector, Laptop, Internet, dan Handphone, sehingga mempercepat dan memudahkan siswa mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna.

I-Learning


I-Learning atau Integrated Learning merupakan konsep pembelajaran yang mengintegrasikan kecerdasan akademik dengan keterampilan hidup, kedewasaan rohani dan karakter yang berlandaskan Alkitab.

SMART (S =SENYUM, SALAM, SAPA, SOPAN. M =MAAF. A =ANTRI. R =RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN. T =TERIMA KASIH, TOLONG


merupakan budaya sekolah yang hendaknya tercipta di lingkungan SKKK melalui tindakan-tindakan S.M.A.R.T. yang dilakukan oleh seluruh pemangku kepentingan SKKK dalam kegiatan sehari-hari guna membentuk manusia utuh yang takut akan Tuhan sesuai visi misi Sekolah Kristen Kalam Kudus. Budaya sekolah S.M.A.R.T. adalah kumpulan kegiatan praktis diambil dari core values SKKK yang merupakan turunan dari Visi Misi SKKK. Budaya sekolah terlihat dari bagaimana suasana yang dibangun, bagaimana cara pemangku kepentingan atau lingkungan sekolah menyambut tamu, cara mereka berpakaian, memberi salam, cara bicara, cara bekerja, gambar-gambar dan kata-kata yang dipajang, dsb.

FAMILY GATHERING


PSYCHOLOGY COUNSELLING


Setiap anak mempunyai suatu keunikan, dan keunikan setiap anak berbeda-beda. Ada anak yang bersifat pendiam, pemarah, sabar, dan sebagainya. Begitu pun dalam mengelola emosi, perilaku anak jelas berbeda-beda. Pengendalian emosi dan perilaku yang bermacam-macam itu terbentuk berdasarkan bagaimana cara orang tua membimbing anaknya dalam mengungkapkan perasaan emosinya. Anak yang mengendalikan emosinya dengan baik, pada umumnya akan diterima oleh lingkungannya dengan baik pula.

Sekolah sangat berperan penting dalam menunjang perkembangan anak selain orang tua. Begitu pun dalam mengendalikan emosi peran sekolah sangat dibutuhkan. Peran orang tua digantikan oleh sekolah dalam menangani emosi anak apabila anak sudah masuk dalam lingkungan sekolah.

Seiring dengan perkembangan zaman yang berubah sangat cepat, siswa perlu mendapatkan bimbingan secara tepat dari sisi kerohanian maupun pembentukan karakter.

Dasar dari bimbingan dan pembentukannya adalah Yesus Kristus dan firman-Nya. (1 Korintus 3:11).

Siswa dibimbing untuk dapat melihat hidup dari perspektif Allah dan mengarahkan pertumbuhan siswa kepada tujuan Allah yaitu berkarakter ilahi.

Adapun pembimbingannya sebagai berikut:

• Penyembuhan. Untuk mengatasi kerusakan dengan menuntun dan mengembalikan fungsi dan kondisi sebelumnya.

• Penopangan. Menolong siswa untuk bertahan dan melewati kesulitannya/problemnya.

• Pembimbingan. Membantu siswa untuk menentukan pilihan di antara berbagai alternatif.

• Pendamaian. Me-rekonstruksi ulang relasi siswa dengan sesama dan Allahnya. Hal ini di mulai dari pengakuan, pengampunan dan disiplin.

STUDENT PERFORMANCE


Setiap siswa pasti memiliki keunikan dan kelebihan masing - masing yang diberikan oleh Tuhan. SKKK Sorong memiliki wadah yang dapat digunakan oleh siswa menunjukkan kemampuan dan skill yang dimiliki. Melalui kegiatan Student Performance siswa diberikan keleluasaan untuk menampilkan bakat yang dimilikinya selain prestasi akademis. Kegiatan ini biasanya di hadiri oleh Orang Tua siswa yang ingin melihat penampilan Putra-Putri Mereka.